Hilangnya Embun Pagi

Grafik

Satu Tanggapan to “Hilangnya Embun Pagi”

  1. Pagi ini pukul 5:28 wib. Mentari begitu bergegas tiba didataran tinggi dieng,di depan pintu kaca saya mengintip atap rumah tetangga yang kering seperti keringnya debu di bulan Agustus..”ini suatu yang menghawatirkan”kataku dalam hati.kecemasan kian bertambah saat saya keluar menjamah daun buah carika disebelah(buah khas dataran tinggi)tidak ada sama sekali embun di atasnya, ini bulan desember, bukan agustus tapi cahaya di ufuk mencekam meski cerah tapi cerah yg tidak diharapkan.persediaan air menipis. sebuah telaga yang di konsumsi untuk penyiraman tanaman kentang digunakan oleh lebih dari 1000 kk semakin dangkal erosi penyebabnya,dan hutan digunduli biang keroknya tak lain adalah manusia.Curah hujan menurun suhu udara menanas.jika penghijauan hanya slogan semata,maka bukan tidak mungkin cengkeraman kepailitan akan merobek jiwa manusia. sengsara akibat kerusakan alam di sekitar kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: